FANDOM


Barinland adalah sebuah Negara Bagian di Unggul Sakti, merupakan Negara Bagian tanpa laut dan dikelilingi oleh daratan, gunung, es.


SejarahSunting

Pada 1894, pembentukan koloni bernama Allusteng, di sebuah dataran tinggi berupa dataran luas seperti Minecraft. Allusteng didirikan oleh bangsa Madura dari Jawa, Lokasi ini akan cikal bakal Kerajaan Barin yang pertama di Unggul Sakti.

Masa awal Kerajaan Barin (1898 - 1917)Sunting

Pasca kedatangan pedagang asal dari Timur tengah untuk menguasai di kawasan pergunungan salju dan dilereng sekitarnya. Para penguasa Allusteng saat kedatangan Pedagang Arab disambut baik, ia memberikan rempah-rempah asal india untuk sebagai kebutuhan hidup apapun, datangkan beberapa ribuan kambing, oryx, sapi untuk dijadikan bahan petani sehari-hari. lalu 5 Tahun kemudian, berdirinya Kerajaan Barin yang pertama kali di Allusteng yang dipimpin oleh Raja Nurhalid Burhanidin bin Safaar Al-Maktoum.

Isinya adalah :

  • Melakukan kerja secara per-orang-an
  • Keamanan di kawasan dataran salju
  • Membangun Kota Yartole
  • Membangun Kota Arrdoub, hingga bagian timur Barin.

Setelah menguasai Kota-kota yang telah dibuat, Raja Barin telah permintaan oleh Daulat yang Agung Mahmoud Roosyidin akan mendeklarasikan Tentara keamanan Barin untuk menjaga dan Mengawasi di daerah Penguasa. Pada 1913, Daerah penguasa Barin mengadakan Perang pertama adalah Perang Farhoun, Perang ini melawan bangsa Gerrhi (Suku Bangsa Xaverius). Pada 1917, Perang Farhoun berakhir dan serta Gugurnya Raja Nurhalid yang tewas diserang oleh Bangsa Gerrhi, sehingga sebagian wilayah telah jatuh ditangan Gerrhi.

Resolusi Al-Haajar (1917 - 1924)Sunting

Setelah jatuhnya Raja Nurhalid ditangan Gerrhi, akhirnya Soudikin dinobatkan sebagai Raja ke-2 Barin.

Isi-isi Deskripsi Raja Soudikin :

  • Menjelajahi daerah dataran rendah hutan
  • Mendirikan kota Sharby didekat sungai Rahalus
  • Membuka Tambang di Guardiss sebagai pencarian sumber daya.
  • Mengimprovisasi Keamanan
  • Menambahkan Perdagangan Internasional di pelabuhan sharby dan Makalf.

1920, Nurhalid akan Mengadakan Pengembangan Al-Haajar dijadikan tempat Markas Besar Barin, namun terjadi perang besar pada 1921, didatangkan pasukan asal Gerrhi dan Redchrill untuk rencana menyerang Mabes Barin untuk meruntuhkan Kerajaan itu, dan tetapi Gagal menyerang diakibatkan Pasukan Barin berhasil penggeberekan Tentara luar Barin. 1924, Resolusi Al-Haajar telah selesai dan sayangnya Soudikin meninggal dunia karena Penyakit Komplikasi.

Restruktural (1924 - 1935)Sunting

Seusai Soudikin meninggal dan akhirnya Moeslijono menggantikan posisi Raja untuk memperkuatkan ketahanan, pengamanan kerajaan tersebut dan Sehingga Aturan-aturan direstrukturalisasi menjadi 10 Aturan.

Selain itu, ia juga memperbaiki kerukunan keluarga yang miskin menjadi kaya, sehingga hidup dapat lebih cermelang dan Tafwa. Lalu ia membuat Jalan seluruh Barin selama 30 Tahun dan Membangun semua rumah-rumahan, gedung selama 40 Tahun.

Selain itu, ia akan membangun Istana Barin sekitar 50 KM dari Sharby untuk markas baru disana, membangun rel kereta api dan membangun transportasi sarana.

Serangan 5 Tahun/Attack 5 Years (1935 - 1940)Sunting

Moeslijono menghimbau masyarakat ada kedatangan bangsa asing adalah Inggris dan Jerman untuk menyerang wilayah-wilayah Barin tersbut dan Moesli akan membuat Surat Perintah kepada Tentara agar Inggris dan Jerman mencegah menyerang di wilayah kekuasaan kita.

Tetapi Kalah, Bangsa Inggris dan Jerman berhasil menguasai Barin. Moesli Gugur dan lalu jatuhnya Barin di Tangan Inggris, sementara Yartole berada ditangan Jerman.

Modernisasi Kerajaan Barin (1940 - 1955)Sunting

Setelah ambruknya Moesli, dan semua unsur-unsur ini rapuh dan tapi akan dibenahi seperti banyak rakyat miskin, orang-orang terlantar. Kemudian akan dipegang kuasa oleh Raja Bariniyyah untuk melakukan revolusi mental, modernisasi, melakukan program pembangunan dan swasembada peternakan di dataran rendah Barin. Selain itu ada membentuk kerajaan kecil yaitu Kerajaan Sharby-Willes dan Kerajaan Barin Seberang.

1941, Perang Dunia 2 terjadi di seluruh Pulau Unggul akibatnya ada kekacauan Orang-orang jerman terhadap orang inggris yang ingin menjajahi seluruh Unggul Sakti dan lalu melakukan Perang, ia mengirimkan pasukan Jerman ke Pulau Unggul dan Semua Tentara di Pulau Unggul dilakukan waspada speerti : Perbudakan, Kejahatan Genosida, Mengadakan Kerusuhan besar sampai 1945. Beberapa keluarga korban yang sangat besar, termasuk Jerman, Inggris, Unggul menjadi 1800 Orang.

Setelah mengadakan PDII, akhirnya Raja akan merenovasi markas lama dijadikan tempat penjara, dan akhirnya aksi kejahatan telah disebarluaskan.

1946, Bangsa Wissel Gothik kunker di Barin akan melakukan wawancara. setelah Wissel Gothik, selanjutnya Melayu Wissel akan melakukan piagam sahabat yang tujuannya untuk mendukung deklarasi negara Unggul Sakti bersama Bangsa Redchrill, Linghter, Tuingh, Tionghoa, Bali, Arab, Jawa, Bule, dll.

1949, Penguasa British Unggul Sakti siap meningkatkan kekuatan termasuk Barin dan agar menanggulangi aksi genosida secara rusak moral.

1950, Kedatangan bangsa Xaverius untuk mendukung Negara Unggul Sakti dan sehingga semua objek inggris akan roboh hingga 1951.

Pada 1954, Semua jalan di Barin telah selesai dan 1955 Raja Bariniyyah meninggal.

Masa Klasik Terakhir (1955 - 1966)Sunting

Masa Kemerdekaan (1966 - 1970)Sunting

Modernisasi Ke-2 (1970 - 1983)Sunting

Ambruknya Kerajaan Barinland (1983 - 1986)Sunting

Pemerintah Barinland (1986)Sunting

Ad blocker interference detected!


Wikia is a free-to-use site that makes money from advertising. We have a modified experience for viewers using ad blockers

Wikia is not accessible if you’ve made further modifications. Remove the custom ad blocker rule(s) and the page will load as expected.